Tips Menulis Motivation Letter untuk Beasiswa

Contoh motivation letter beasiswa merupakan prasayarat bagi kalian yang ingin mengajukan beasiswa, baik di dalam atau ke luar negeri. Dalam rangka menyiapkan aplikasi pendaftaran beasiswa ke sejumlah lembaga, menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan harus dilakukan sebaik mungkin. Mulai dari transkrip nilai, ijazah, sertfikat bahasa hingga CV dan surat motivasi, semuanya perlu kamu maksimalkan persiapannya agar aplikasi beasiswamu ciamik.

Nah, kali ini kita akan bicara tentang contoh surat motivasi beasiswa. Bisa dibilang, salah satu elemen terpenting dalam aplikasi beasiswa adalah surat satu ini. Dalam banyak seleksi beasiswa, berkas motivation letter ini bahkan jadi penentu apakah kamu akan layak diterima atau tidak. Saking pentingnya motivation letter, menulisakannya pun tak bisa sembarangan karena kamu akan butuh waktu yang lumayan lama dari mulai menyusun kerangka, menulis isi, merombak, menyunting, sampai proses proof reading.

Selain proses yang memakan waktu, hal penting lain ketika menyusun surat motivasi adalah kamu harus paham seluk beluk beasiswa yang hendak kamu daftar dengan baik. Isi motivation letter memang harus linier dengan visi-misi dan tujuan penyandang dana beasiswa tersebut. Nah, tak perlu berlama-lama lagi, yuk simak tips menulis dan contoh motivation letter yang akan membuat pihak penyeleksi beasiswa terpesona membacanya.

1. Buat Heading Semenarik Mungkin

“In one round application, we accept more than 10.000 applicants. How fabulous!”. Nah, bayangkan saja, jika penyeleksi beasiswa harus menyeleksi mana motivation letter yang baik dari puluhan ribu aplikasi. Jurus jitu pertama apa yang harus kamu tahu agar lolos? Heading yang menarik! Buat judul semenarik mungkin, nyeleneh, dan out of the box. Dijamin, penyeleksi akan tertarik membacanya lebih lanjut.

2. Kalimat Pertama yang “Strong”

Kesan pertama menentukan segalanya. Dalam membuat motivation letter, kalimat pertama dalam paragrafmu haruslah mentereng dan memancing rasa ingin tahu reviewer untuk terus membaca ke paragraf berikutnya. Buatlah kalimat pembuka yang unik dan memancing penasaran. Dijamin, para reviewer akan mempertimbangkanmu.

3. Struktur yang Lugas dan Jelas

Bayangkan, apa rasanya membaca sebuah tulisan yang tak jelas alurnya dan tak memiliki konsep jelas. Menyebalkan bukan? Nah, struktur tulisan juga jadi hal penting ketika menyusun motivation letter-mu. Buatlah struktur kalimat yang ringkas, lugas, dan tanpa bertele-tele. Sampaikan dengan jelas dan runtut sesuai dengan urutan waktu perjalanan hidupmu.

4. Jujur

Poin inilah yang sebenarnya paling penting. Tak peduli setinggi apapun pencapaian dan prestasimu, kamu tetap harus menyampaikannya dengan jujur. Motivation letter adalah hal yang sangat personal, khas, dan mendeskripsikan diri dan karaktermu secara keseluruhan. Kamu seolah sedang bebicara tepat di hadapan reviewer, maka buatlah semuanya jujur dan tanpa mengada-ada.

5. Hindari Kesalahan Tulisan

Nah, kebanyakan motivation letter yang diminta oleh pihak pemberi beasiswa memang mengharuskan ditulis dalam bahasa Inggris. Di sini, kamu harus sangat memperhatikan grammar dan pastikan jangan sampai ada kesalahan sedikitpun. Pilihlah kosakata yang unik dan buktikan bahwa kamu konsisten dan dapat terlihat profesional dari pilihan kata yang kamu ambil.

Contoh-contoh motivation letter yang sudah diberikan tadi harus kamu cermati dan praktikkan dengan baik. Siapkan waktu khusus agar kamu benar-benar fokus kepada motivation letter mu dan setelah selesai ditulis, mintalah kepada orang lain untuk menjadi proof reader-nya. Kamu bisa minta tolong teman, guru, dosen atau mentor untuk mengeceknya. Selamat berjuang mengejar beasiswa ya!

 

Banner pinjaman modal ktp - AKS2ADS4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.