Ini Tahap-tahap Tes untuk Beasiswa LPDP

Kamu adalah pejuang beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)? Sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi beasiswa ini tahun depan? Kalau iya, maka artikel ini tepat untukmu. Sebagai beasiswa nasional paling prestisius yang diberikan oleh Kementerian Keuangan, LPDP adalah beasiswa yang paling banyak menyedot peminat calon mahasiswa pascasarjana dan doktoral. Syarat beasiswa LPDP memang cukup beragam dan semuanya harus dipersiapkan dengan matang jika kamu ingin sukses lolos beasiswa ini.

Tahapan tes beasiswa LPDP terdiri dari beberapa seleksi administratif, online assessment, dan substansi. Semuanya menuntut persiapan matang dan tentu saja kamu harus mempersiapkannya jauh-jauh hari. Apa saja tahapan tes beasiswa LPDP yang harus kamu jalani? Yuk, kita kulik lebih lengkap di bawah ini.

1. Seleksi Administrasi

Seleksi tahap paling awal ini meminta kamu untuk mempersiapkan beberapa dokumen-dokumen yang nantinya akan menentukan apakah kamu bisa lolos ke tahapan seleksi selanjutnya atau tidak. Dokumen-dokumen yang dibutuhkan di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Transkrip nilai akademik dan ijazah sarjana S1 (bagi master degree) dan S2 (bagi post-doctoral)
  • Curriculum Vitae (CV)
  • Rencana Studi
  • 2 esai masing-masing maksimal berjumlah 700 kata dengan tema “Kontribusi bagi Indonesia” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”
  • Letter of Acceptance atau surat tanda diterima di universitas tujuan yang sesuai dengan daftar universitas LPDP (tidak wajib)
  • Sertifikat kemampuan bahasa asing (TOEFL minimal 550 atau IELTS minimal 6,5)
  • Surat Rekomendasi dari atasan/dosen/tokoh masyarakat
  • Surat keterangan sehat jasmani rohani, bebas narkoba, dan bebas TBC (bagi pelamar tujuan luar negeri) dari rumah sakit pemerintah.

Dokumen-dokumen tersebut lalu di-submit melalui akun resmi beasiswa LPDP. Di akun tersebut, kamu juga akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaraan.

2. Seleksi Online Assessment

Online assessment (OA) adalah tahapan dari rangkaian seleksi syarat beasiswa LPDP terbaru yang baru diterapkan tahun 2017. Seleksi ini adalah seleksi online yang mengharuskan kamu untuk menjawab rangkaian pertanyaan psikologi yang diajukan. Tes OA LPDP ini cukup simpel, mirip seperti psikotest yang banyak dilakukan saat seleksi kerja. Kamu cukup memiliki koneksi internet yang stabil dan kamu akan diberi waktu 24 jam untuk menyelesaikan soal-soal ini. Namun, kamu hanya bisa menyelesaikan soal-soal ini dalam satu waktu. Tes ini sendiri berdasar penuturan para pelamar tahun ini rata-rata membutuhkan waktu 1 jam untuk menyelesaikannya.

3. Seleksi Subtansi

Seleksi subtansi adalah seleksi tahap akhir dari rangkaian seleksi beasiswa LPDP. Seleksi ini terdiri dari Leaderless Group Discussion (LGD), On the Spot Essay (OTSE) dan wawancara. Dalam LGD, kamu akan dikelompokkan bersama 10-12 orang lainnya untuk melakukan sesi diskusi dengan topik-topik yang sedang hangat. Sesi ini akan mengetes sejauh mana kamu mampu berkomunikasi dengan orang lain dalam menyampaikan pendapat. Lalu, OTSE akan memintamu untuk menulis 1 topik pilihan tentang isu yang juga sedang hangat diperbincangkan. Kamu diberi waktu maksimal 30 menit untuk menuliskannya. Yang terakhir adalah sesi penentu atau wawancara. Kamu akan diwawancara oleh 2 orang ahli dan 1 orang psikolog yang nantinya akan mengulik secara tuntas dirimu, motivasimu mengikuti seleksi beasiswa LPDP, kenapa ingin studi lanjut, latar belakang, dan hal-hal lain yang kamu tuliskan dalam esai dan CV. Oh ya, untuk pelamar tujuan luar negeri, semua sesi seleksi substansi ini menggunakan bahasa Inggris.

Nah, itu dia 3 tahapan utama rangkaian seleksi beasiswa LPDP yang harus kamu pahami dengan baik. Persiapkan dirimu sebaik-baiknya untuk seleksi tersebut dan jangan lupa berdoa demi menjemput impianmu meneruskan studi lanjut ya!

Banner pinjaman modal ktp - AKS2ADS4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.