Biaya Hidup Mahasiswa S2 di Jepang

Apakah kamu adalah seorang pemburu beasiswa S2 ke Jepang? Sebagai salah satu negara maju di dunia, Jepang memang menawarkan kualitas pendidikan kelas dunia yang telah banyak menelurkan para cendekiawan terkenal. Negara ini juga memiliki sistem pengajaran yang praktis, modern, dan disiplin tinggi sehingga akan membentuk karaktermu menjadi lebih baik. Maka, tak heran setiap tahunnya banyak mahasiswa Indonesia yang berlomba-lomba meraih beasiswa S2 ke Jepang.

Monbukagakusho dan MEXT Scholarship merupakah salah dua jenis beasiswa yang ditawarkan Jepang bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di sana. Beasiswa S2 Jepang 2017 tersebut saat ini memang telah menutup pendaftarannya, namun kamu bisa bersiap-siap untuk periode tahun 2018 kelak agar persiapanmu lebih maksimal.

 

1. Kota Tempat Studi

Salah satu yang penting untuk diperhatikan para pemburu beasiswa S2 ke Jepang selain soal program studi dan kampus tujuan adalah biaya hidup di Jepang. Umumnya, beassiwa S2 Jepang 2017 macam Monbukagakusho akan menanggung penuh biaya kuliah dan biaya hidupmu. Namun, tak ada salahnya kamu juga menggali informasi detail agar nantinya bisa lebih meyakinkan para penyeleksi beasiswa bahwa kamu sudah mengenal seluk-beluk kehidupan dan biaya hidup di Jepang dengan baik.

Selintas, gaya hidup orang Jepang memang mengesankan bahwa hidup di Negeri Samurai tersebut sangatlah mahal. Faktanya, biaya hidup di Jepang memang tergolong mahal dan bahkan menjadi yang paling tinggi di Asia. Rata-rata biaya hidup di Jepang  akan membutuhkan dana sebesar 138 ribu yen atau sama dengan 15 juta rupiah. Bila itu di Tokyo atau kota besar lainnya, biaya itu akan meningkat berkali lipat. Biaya itu meliputi biaya akomodasi atau sewa flat dan keperluan kuliah serta keperluan pribadi.

Alternatifnya, kamu bisa memilih universitas di kota yang lebih kecil agar biaya hidupnya tak semahal di Tokyo. Kyoto contohnya. Kota ini terkenal sebagai kota yang memiliki kualitas pendidikan bagus dengan adanya Ritsumeikan University yang merupakan salah satu kampus terbaik di Jepang. Biaya hidup di Kyoto jauh lebih miring dari Tokyo yakni bila dihitung dalam rupiah adalah sekitar 9 juta rupiah saja per bulan.

Selain itu, bila kamu sudah resmi diterima sebagai mahasiswa di Ritsumeikan University, kamu bisa apply beasiswa JASSO dan Asia Development Bank (ADB) sebagai alternatif beasiswa s2 ke Jepang.

 

 

2. Biaya Transportasi

Selain biaya hidup per bulan, ada soal transportasi yang harus kamu pikirkan pendanaannya. Sistem transportasi di Jepang sudah sangat maju dan modern dengan kereta cepat dan kereta bawah tanah yang terintegrasi dengan tempat-tempat umum yang krusial. Biaya untuk transportasi per bulan jika kamu menggunakan transportasi umum kereta api adalah sekitar 5 yen.

Perlu diingat, transportasi di Jepang sangat tepat waktu dan teratur. Kamu dijamin akan sangat dimanjakan dengan layanan transportasi di sini.

 

3. Biaya Makan

Selanjutnya, ada biaya makan. Makanan di Jepang seperti yang kamu tahu terkenal sangat enak dan sehat. Aneka menu lezat seperti sushi, sashimi, ramen dan teppanyaki adalah deretan makanan lezat yang bisa kamu cicipi. Namun, jajan tentu saja bisa sangat boros. Sekali makan besar di Jepang dengan menu lengkap dan porsi sedang bisa menghabiskan sekitar 1.000 yen lebih.

Salah satu alternatif makan hemat di sana adalah memasak. Bahan baku segar apalagi seafood dan sayuran melimpah ruah di Jepang yang terkenal akan hasil lautnya. Selain lebih hemat, masak sendiri juga jauh lebih sehat.

Gambaran biaya hidup di Jepang di atas akan sangat kamu butuhkan sebelum memulai petualanganmu sebagai pelajar di Negeri Sakura tersebut. Jadi, setelah mendapat gambaran tentang biaya hidup bagi mahasiswa di Jepang, kamu tambah semangat kan untuk mengejar beasiswa S2 ke Jepang?

 

Butuh pinjaman uang cepat untuk biaya kuliah? KLIK DI SINI!

 

Banner pinjaman modal ktp - AKS2ADS4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.